Selasa, 22 September 2015

SINGKONG MANGGU AKAN HIJAUKAN LAHAN KRITIS

SINGKONG MANGGU AKAN HIJAUKAN LAHAN KRITISPDFCetakSurel
Selasa, 03 Desember 2013 01:56
SOLOK, HALUAN - Koperasi 3 Pilar yang menjadi wadah perekonomian bagi Kelompok Tani (Keltan) Lakuak Saiyo, Nagari Bukit Kanduang Kecamatan X Koto Diatas, memprakarsai budidaya singkong manggu (cassava) di atas lahan seluas 5 hektar.
Dengan budidaya singkong yang merupakan varietas baru itu, masya­rakat setempat berharap akan mampu menggerakkan sumber perekonomian sekaligus pemanfataan lahan kritis di kawasan itu.
Guna menyemangati aktivitas keltan tersebut, Bupati Syamsu Rahim berkenan melakukan penananam perdana singkong manggu  di hadapan Wakil Ketua DPRD Ir. Edi Sumanto, Camat X Koto Diatas Azzizurahman dan Wali Nagari Bukit Kandung, Selasa (26/11).
Menyambut semangat warga se­tempat, Bupati Syamsu Rahim berharap akan semakin meningkatkan taraf hidup masyarakat, terutama anggota Keltan Lakuak Saiyo.
Momentum penanaman singkong manggu ini dapat diharapkan menum­buhkan perekonomian yang baik. Di balik itu, masyarakat juga telah berusaha mengelola lahan-lahan yang selama ini cenderung tidak produktif dengan usaha yang bernilai ekonomi.
“Kalau harga jual singkong lebih baik, tentunya akan meningkatkan pendapatan bagi keluarga,” papar Syamsu Rahim.
Sebagai pemrakarsa penana­man singkong manggu, bupati menyarankan agar areal tanamnya diperluas  atau bahkan dikembangkan di nagari tetangga seperti Sulit Air dan Pasilihan. Syamsu Rahim menyampaikan hal itu karena banyak lahan yang masih belum tergarap dengan maksimal. Dengan menggugah warga lain untuk melakukan budidaya singkong ini, tentunya akan memberi manfaat bagi masyarakat semua.
Namun demikian, karena da­un singkong ini tidak dapat dimanfaatkan  oleh manusia, anggota Koperasi 3 Pilar yang notabene adalah anggota Keltan diharapkan bisa melakukan  pengawasan  ekstra, agar tidak terjadi  sesuatu hal hal yang tidak diinginkan.
“Bila ada  masyarakat yang lupa atau tidak mengetahui sama sekali bahaya mengonsumsi daun  singkong manggu, anggota Keltan  Lakuak Saiyo, wajib mengingatkan. Jangan malah diabaikan. Bahkan kalau perlu terus dilakukan sosialisasi tentang ini,” tutur Syamsu Rahim.
Terkait singkong itu sen­diri,  Mardialis selaku Ketua Koperasi 3 Pilar Nagari Bukit Kandung, menjelaskan, asal-usul tanaman singkong itu berasal dari Kalimantan.  Singkong ini merupakan hasil kawin silang, sehingga menghasilkan varietas yang tidak disukai oleh hama babi, lantaran  mengandung semacam racun sianida. Singkong ini bahkan menghasilkan  bau yang tidak disukai babi, termasuk  daun dan batangnya.
“Masa panen singkong ini  selama 11 bulan. Tahap awal ini rencananya dibudidayakan dalam areal seluas 5 hektar,” papar Mardialis yang mengaku optimis budidaya singkong manggu dapat meningkatkan taraf hidup anggotanya. (h/cw-ndi)

Kamis, 19 Maret 2015

Beda Cara Berpikir S1 (Sarjana), S2 (Master) dan S3 (Doktor

http://www.elektranews.com/elektra/m-article-2013-02-10/beda-cara-berpikir-s1-s2-s3.html

Beda lulusan S1, S2 dan S3 adalah cara berpikirnya yang berbeda. Sayang sekali jika anda mengeluarkan uang dan membuang waktu untuk belajar tanpa mampu mengukur dan mengetahui apa yang sebenarnya anda didapatkan di bangku perguruan tinggi.


S1 / Sarjana.

Saat anda menempuh pelajaran di untuk meraih gelar di strata 1, anda membangun landasan (dasar-dasar) akademis dan pengenalan terhadap jurusan / bidang study anda. Karena itu di semester-semester awal anda diwajibkan mengambil General Education (untuk yang belajar di Amerika), atau ilmu-ilmu dasar (untuk yang sekolah di Indonesia). Misalnya Matematika dasar, Ilmu Alam dasar, Dasar-dasar Ilmu sosial, Filosofi dan Kewiraan (mungkin yang ini sudah tidak ada sekarang), dan sebagainya. Anda belajar untuk menjadi seorang intelektual, bagaimana berpikir dari sisi keilmuan dan akademis. Kemudian di semester-semester lanjut (Sophomore, Junior dan Senior untuk di AS, semester 3-akhir untuk di Indonesia), anda belajar mengenai jurusan anda. Mulai dari tidak tahu, menjadi tahu. Misalnya, jika jurusannya teknik elektro, tadinya saat lulus SMA tidak tahu sama sekali mengenai generator, trafo, motor, jaringan transmisi dan distribusi, sistem-sistimnya, kini menjadi tahu. Demikian juga untuk ilmu lainnya. Bedanya dengan D3, adalah D3 lebih jalur cepat, langsung ke praktisnya, banyak ilmu2 pengenalan akademis tidak diajarkan di D3, karena D3 ditujukan untuk langsung praktek. Cara berpikir sistematis lebih dimiliki lulusan S1 dibanding dengan lulusan D3.

Di pendidikan sarjana ada pembuatan skripsi yang bertujuan untuk membentuk pola berpikir sistematis : Pendahuluan, latar belakang, permasalahan, metodologi, hipotesa, hasil penelitian, kesimpulan, saran, daftar pustaka. Semua itu membentuk mahasiswa untuk berpikir secara sistematis dan metodologis. jadi tidak "ngawur" dan lompat-lompat.

Pendidikan sarjana harusnya mengajarkan khasanah ilmu yang ada sehingga ia menjadi orang yang terdidik. Ia memiliki dan menguasai suatu disiplin atau metoda berpikir di bidangnya. Ia memiliki pemahaman tentang dunia yang lebih tepat. Ia juga bisa belajar bahan dan materi yang lebih sukar. Kemudian ia bisa menerapkan ilmunya untuk persoalan-persoalan yang generik. Artinya jenis persoalan yang memang sudah pernah diajarkan. Di Indonesia, lulusan S1 harus mendapat pendidikan spesifik lanjutan sesuai pekerjaan yang biasa disebut dengan pendidikan pra jabatan yang diselenggarakan oleh pemberi kerja seperti PLN, Telkom dll. Setelah itu, secara berkala, setiap karyawan akan mendapat pendidikan / pelatihan sesuai dengan tingkat beban pekerjaan yang dilakukannya.

Lulusan S1 harus "siap" memasuki dunia kerja yang beragam tapi masih berhubungan dengan bidang studinya.

Lulusan S1 harus mengerti penjelasan atas penyelesaian masalah yang disampaikan lulusan S2, baik secara langsung / lisan atau yang sudah termuat di SOP / Standard Operating Procedure, mampu membaca gambar teknik, untuk diterapkan secara sistematis / step by step untuk dilaksanakan oleh pelaksana dilapangan yang lulusan D3 atau lulusan STM.


S2 / Master.

S2 / master, lebih fokus. Dibandingkan dengan S1 dan D3, S2 lebih fokus dalam jurusannya. Karena itu lulusannya disebut Master. Master of Arts, Master of Business Administration, Master of Fine Arts, Master of Science, Master of Theology, Master of Divinity Science dsb. Mereka harus menguasai bidang yang mereka pelajari. Kali ini mereka tidak mempelajari hal-hal dasar lagi, tapi sudah lebih lanjut. Karena itu, jika anda ingin mengambil S2, harus jelas dan fokus apa maunya. Sebab kalau tidak, anda tidak akan menjadi master dalam bidang anda itu.

S2 lebih ke arah strategis, S1 dan D3 lebih taktis. Jika anda perhatikan ada perbedaan cara berpikir antara lulusan S2 dan S1 ataupun D3. S2 lebih memikirkan hal-hal yang sifatnya strategis dan akibatnya, lebih jauh ke depan. Karena itu lulusan S2 biasanya mendapat pekerjaan dengan posisi yang lebih tinggi, dibandingkan S1 ataupun D3. Lulusan S1 lebih banyak di tingkat taktis, oleh karena itu biasanya mereka berada di lapangan dan mengerjakan hal-hal yang taktis, bukan strategis. Lulusan D3, lebih taktis lagi, biasanya dibagian-bagian lapangan, dan sifatnya praktis.

Dalam ruang kelas pendidikan S2, peserta program master selalu diberi banyak sekali studi kasus / masalah, sesuai bidangnya,  untuk diselesaikan. Sehingga di pekerjaan, mereka cenderung untuk menyelesaikan masalah-masalah. Tentu saja yang di maksud adalah kasus-kasus yang belum pernah terjadi dan belum ada buku panduan untuk menyelesaikannya. Tugas si master inilah untuk membuat buku panduan / SOP / Sistem Operational Procedure / Buku pintar, yang akan jadi panduan bagi tamatan S1, tamatan D3 dan tamatan STM untuk melakukan pekerjaan di lapangan. S1 sendiri bertanggung jawab untuk mempunyai kemampuan membaca gambar teknik atau menerima penjelasan dari master untuk menyelesaikan masalah, kemudian membuat langkah-langkah sistematis yang harus dilakukan pelaksana D3 dan STM untuk menyelesaikan masalah.

Lulusan S2 harus bisa mendesain dan menginovasi solusi baru.

Lulusan S2 harus siap berinovasi dalam profesi.


S3 / Doktor.

PhD adalah jenjang pendidikan untuk peneliti atau orang-orang yang akan mengambil jalur akademis, misalnya menjadi dosen atau guru atau orang bekerja dalam bidang riset seperti LIPI. Seorang doktor diharapkan menghasilkan berbagai penemuan baru melalui penelitian-penelitiannya, karena itu biasanya ukuran keberhasilan mereka adalah makalah yang dipresentasikan dan yang dipublikasikan di berbagai jurnal ilmiah di bidang mereka / di institusi mereka. Doktor / Peneliti adalah orang yang senang mencari kemudian memodifikasi pengetahuan baru. Jadi syarat utama seorang doktor sebenarnya adalah keinginan untuk merenungi, memahami, meneliti, dan menghasilkan suatu inovasi terhadap sebuah objek. Tanpa keinginan untuk meneliti dan menulis, pendidikan doktoral sebenarnya sia-sia.

Para doktor dan mereka yang berpikir seperti doktor seperti Steve Jobs, Bill Gates, Einstein, Newton, Thomas Alfa Edison, akan mempelajari, merenungi dan melakukan penelitian untuk menemukan hal / masalah, yang bagi orang lain sebenarnya masalah itu tidak ada, tapi mereka mempunyai kemampuan untuk "melihat" masalah yang tidak dapat dilihat oleh orang lain. Setelah itu, mereka melakukan usaha, penelitian untuk mencari solusi / jalan keluar dari hal / masalah yang dicoba untuk dilihatnya tadi. Misalnya 100 tahun yang lalu, petani panen padi satu kali setahun. Para doktor atau pemikir ini mencoba melihat masalah dalam objek ini, dalam hal ini, mereka "melihat" kemungkinan petani bisa panen tiga kali panen padi setahun. Dalam tahap ini mereka akan dianggap "gila", karena pada saat itu, panen padi hanya satu kali setahun. Kemudian doktor atau pemikir itu melakukan penelitian, misalnya dengan melakukan rekayasa genetika, menyinari padi dengan sinar radioaktif sehingga gen si padi jadi ber-ubah sehingga pada akhirnya para doktor mempublikasikan cara untuk bisa panen padi tiga kali setahun. Pada tahap ini mereka akan dipuji dan dianggap jenius. Jadi, mungkin saja, "gila" atau "dianggap gila" adalah tanda tanda atau jalan untuk mencapai jenius. Copernicus beberapa abad yang lalu mengatakan bumi itu bulat padahal semua orang pada zamannya mengatakan bahwa bumi ini tidak bulat alias datar. Ini diyakini oleh Colombus dan Colombus bilang bahwa India yang ada di timur, dapat dicapai jika kita berlayar ke barat. Sebelum pemikiran mereka menjadi kenyataan, mereka dianggap gila oleh masyarakatnya, tapi bukankah ia sebenarnya adalah jenius dan berpikir melebihi cara berpikir masyarakat yang hidup di zamannya. Bukankah seorang doktor sudah seharusnya berpikiran jauh, melebihi cara berpikir masyarakat lainnya di zaman-nya ?

Pendidikan doktoral (S3) dimaksudkan untuk menghasilkan peneliti.

Lulusan S3 harus siap meneliti dan mempublikasi pengetahuan baru.

Rabu, 05 November 2014

Cara Mudah Menampilkan Gambar Di Java Netbeans


http://tutorialjavanetbeansmysql.blogspot.com/2012/05/cara-mudah-menampilkan-gambar-di-java.html
http://ri32.files.wordpress.com/2010/11/23.png?w=300&h=245

Langsung saja ya :
1.             Siapkan projek baru di NetBeans misalnya nama projek “gambar”.
2.             Pada folder proyek simpan file-file gambar.http://ri32.files.wordpress.com/2010/11/18.png?w=300&h=156
3.             Sehingga di proyeknya ada file tersebut.http://ri32.files.wordpress.com/2010/11/24.png?w=468
4.             Buat jFrame dan tambahkan sebuah jLabel dan hilangkan textnya.
5.             Klik kanan di jLabel tersebut dan pilih Properties
6.             Pilih bagian ICON
7.             Buka buka, dan cari file gambarny. kemudian klik close.http://ri32.files.wordpress.com/2010/11/34.png?w=246&h=300
8.             Jika berhasil maka gambar akan berada pada jLabel tersebut.
9.             Selesai
Sekian tutorial dari saya. terimakasih telah berkunjung ke blog ri32. semoga bermanfaat :)


Kamis, 17 April 2014

Daftar Film Korea Terbaru Rilis Januari 2014

Daftar Film Korea Terbaru Rilis Januari 2014


Genre: Erotic, melodrama, romance 
Tanggal rilis: 1 Januari 2014
Durasi: 64 menit

Genre: Comedy, drama 
Tanggal rilis: 2 Januari 2014
Durasi: 121 menit


Genre: Comedy, drama
Tanggal rilis: 9 Januari 2014
Durasi: -



Genre: Drama
Tanggal rilis: 9 Januari 2014
Durasi: 89 menit
Marbling


Genre: Melodrama, romantic comedy
Tanggal rilis: 16 Januari 2014
Durasi: 99 menit
Hype Nation 3D


Genre: Comedy, crime, drama
Tanggal rilis: 16 Januari 2014
Durasi: 84 menit

Rabu, 26 Juni 2013

Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)

http://mmn-mufidmmn-mmufidn.blogspot.com/2013/02/sinopsis-novel-tenggelamnya-kapal-van-der-wijck-mmn.html

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Saya share Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karna novel ini dulunya tidak asing tapi sekarang sangat - sangat asing dikarnakan banyak novel - novel terbaru. Dan saya tidak ingin basa basi lagi silahkan baca dan cermati Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck dibawah ini.
Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Roman yang dikarang oleh Prof. Dr. Hamka ini diterbitkan tahun 1939. Roman ini mengisahkan persoalan adat yang berlaku di Minangkabaudan persoalan kekayaan yang menghalangi hubungan cinta sepasang kekasih.

Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Sejak berumur 9 bulan, Zainuddin telah ditinggalkan Daeng Habibah ibunya, menyusul kemudian ayahnya yang bernama Pendekar Sutan. Zainuddin tinggal bersama bujangnya, Mak Base, Kira-kira 30 tahun yang lalu, ayahnya punya perkara dengan Datuk Mantari Labih mamaknya, soal warisan. Dalam suatu pertengkaran Datuk Mantari terbunuh. Pendekar Sutan kemudian dibuang ke Cilacap selama 15 tahun. Setelah selesai masa hukumannya, ia dikirim ke Bugis untuk menumpas pemberontakan yang melawan Belanda. Di sanalah Pendekar Sutan bertemu dengan Daeng Habibah. Untuk mencari keluarga ayahnya, Zainuddin pergi ke desa Batipuh di Padang. Di Padang ia tinggal di rumah saudara ayahnya, Made Jamilah. Sebagai seorang pemuda yang datang dari Makasar, ia merasa asing di Padang. Apalagi tanggapan saudara-saudaranya demikian. Demikian pula ketika ia dapat berkenalan dengan Hajati karena meminjamkan payungnya pada gadis itu. Hubungan antara Zainuddin dan Hajati makin hari tersiar ke seluruh dusun dan Zainuddin tetap dianggap orang asing bagi keluarga Hajati maupun orang-orang di Batipuh.
Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Untuk menjaga nama baik kedua orang muda dan keluarga mereka masing-masing, Zainuddin disuruh meninggalkan Batipuh oleh mamak Hajati. Dengan berat hati Zainuddin meninggalkan Batipuh menuju Padang Panjang. Di tengah jalan Hajati menemuinya dan mengatakan bahwa cintanya hanya untuk Zainuddin.
Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Zainuddin menerima kabar bahwa Hajati akan pergi ke Padang Panjang untuk melihat pacuan kuda atas undangan sahabat Hajati yang bemama Chadidjah. Zainuddin hanya dapat bertemu pandang di tempat itu karena bersama orang banyak ia terusir dari pagar tribune. Pertemuan yang sekejap itu membuat Hajati mendapat ejekan dari Chadidjah. Chadidjah sendiri sebenamya bermaksud menjodohkan Hajati dengan Aziz, kakak Chadidjah sendiri.

Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Karena merasa cukup mempunyai kekayaan warisan dari orang tuanya setelah Mak Base meninggal, Zainuddin mengirim surat lamaran pada Hajati. Temyata surat Zainuddin bersamaan dengan lamaran Aziz. Setelah diminta untuk memilih, Hajati memutuskan memilih Aziz sebagai calon suaminya. Zainuddin kemudian sakit selama dua bulan karena Hajati menolaknya. Atas bantuan dan nasehat Muluk, anak induk semangnya, Zainuddin dapat merubah pikirannya. Bersama Muluk, Zainuddin pergi ke Jakarta.
Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Dengan nama samaran "Z", Zainuddin kemudian berhasil menjadi pengarang yang amat disukai pembacanya. la mendirikan perkumpulan tonil "Andalas", dan kehidupannya telah berubah menjadi orang terpandang karena pekerjaannya. Zainuddin melanjutkan usahanya di Surabaya dengan mendirikan penerbitan buku-buku.
Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Karena pekeriaan Aziz dipindahkan ke Surabaya, Hajati pun mengikuti suaminya. Suatu kali, Hajati mendapat sebuah undangan dari perkumpulan sandiwara yang dipimpin dan disutradarai oleh Tuan Shabir atau "Z". Karena ajakan Hajati Aziz bersedia menonton pertunjukkan itu. Di akhir pertunjukan baru mereka ketahui bahwa Tuan Shabir atau "Z"adalah Zainuddin.
Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Hubungan mereka tetap baik, juga hubungan Zainuddin dengan Aziz. Perkembangan selanjutnya Aziz dipecat dari tempatnya bekerja karena hutang yang menumpuk dan harus meninggalkan rumah sewanya karena sudah tiga bulan tidak membayar, bahkan barang-barangnya disita untuk melunasi hutang. Selama Aziz di Surabaya, ia telah menunjukkan sifat-sifatnya yang tidak baik. la sering keluar malam bersama perempuan jalang, berjudi, mabuk-mabukan, serta tak lagi menaruh cinta pada Hajati. Akibatnya, setelah mereka tidak berumah lagi. Mereka terpaksa menumpang di rumah Zainuddin.
Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Setelah sebulan tinggal serumah, Aziz pergi ke Banyuwangi meninggalkan isterinya bersama Zainuddin. Sepeninggal Aziz, Zainuddin sendiri pun jarang pulang, kecuali untuk tidur. Suatu ketika Muluk memberi tahu pada Hajati bahwa Zainuddin masih mencintainya. Di dalam kamar kerja Zainuddin terdapat gambar Hajati sebagai bukti bahwa Zainuddin masih mencintainya.
Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Beberapa hari kemudian diperoleh kabar bahwa Aziz telah menceraikan Hajati. Aziz meminta supaya Hajati hidup bersama Zainuddin. Dan kemudian datang pula berita dari sebuah surat kabar bahwa Aziz telah bunuh diri meminum obat tidur di sebuah hotel di Banyuwangi.
Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Hajati meminta kesediaan Zainuddin untuk menerimanya sebagai apa saja, asalkan ia dapat bersama-sama serumah dengan Zainuddin. Permintaan itu tidak diterima baik oleh Zainuddin, ia bahkan amat marah dan tersinggung karena lamarannya dulu pemah ditolak Hajati, dan sekarang Hajati ingin menjadi isterinya. la tidak dapat menerima periakuan Hajati.
Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Dengan kapal Van Der Wijck, Hajati pulang atas biaya Zainuddin. Namun Zainuddin kemudian berpikir lagi bahwa ia sebenamya tidak dapat hidup bahagia tanpa Hajati. Oleh sebab itulah setelah keberangkatan Hajati ia berniat menyusul Hajati untuk dijadikan isterinya. Zainuddin kemudian menyusul naik kereta api malam ke Jakarta.
Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Harapan Zainuddin temyata tak tercapai. Kapal Van Der Wijck yang ditumpangi Hajati tenggelam di perairan dekat Tuban. Hajati tak dapat diselamatkan. Karena luka-luka di kepala dan di kakinya akhimya ia
meninggal dunia. Jenazahnya dimakamkan di Surabaya.
Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Sepeninggal Hajati, kehidupan Zainuddin menjadi sunyi dan kesehatannya tidak terjaga. Akhimya pengarang terkenal itu meninggal dunia. Ia dimakamkan di sisi makam Hajati.

Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Saya share Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karna novel ini dulunya tidak asing tapi sekarang sangat - sangat asing dikarnakan banyak novel - novel terbaru. Dan saya tidak ingin basa basi lagi silahkan baca dan cermati Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck dibawah ini.
Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Roman yang dikarang oleh Prof. Dr. Hamka ini diterbitkan tahun 1939. Roman ini mengisahkan persoalan adat yang berlaku di Minangkabaudan persoalan kekayaan yang menghalangi hubungan cinta sepasang kekasih.

Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Sejak berumur 9 bulan, Zainuddin telah ditinggalkan Daeng Habibah ibunya, menyusul kemudian ayahnya yang bernama Pendekar Sutan. Zainuddin tinggal bersama bujangnya, Mak Base, Kira-kira 30 tahun yang lalu, ayahnya punya perkara dengan Datuk Mantari Labih mamaknya, soal warisan. Dalam suatu pertengkaran Datuk Mantari terbunuh. Pendekar Sutan kemudian dibuang ke Cilacap selama 15 tahun. Setelah selesai masa hukumannya, ia dikirim ke Bugis untuk menumpas pemberontakan yang melawan Belanda. Di sanalah Pendekar Sutan bertemu dengan Daeng Habibah. Untuk mencari keluarga ayahnya, Zainuddin pergi ke desa Batipuh di Padang. Di Padang ia tinggal di rumah saudara ayahnya, Made Jamilah. Sebagai seorang pemuda yang datang dari Makasar, ia merasa asing di Padang. Apalagi tanggapan saudara-saudaranya demikian. Demikian pula ketika ia dapat berkenalan dengan Hajati karena meminjamkan payungnya pada gadis itu. Hubungan antara Zainuddin dan Hajati makin hari tersiar ke seluruh dusun dan Zainuddin tetap dianggap orang asing bagi keluarga Hajati maupun orang-orang di Batipuh.
Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Untuk menjaga nama baik kedua orang muda dan keluarga mereka masing-masing, Zainuddin disuruh meninggalkan Batipuh oleh mamak Hajati. Dengan berat hati Zainuddin meninggalkan Batipuh menuju Padang Panjang. Di tengah jalan Hajati menemuinya dan mengatakan bahwa cintanya hanya untuk Zainuddin.
Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Zainuddin menerima kabar bahwa Hajati akan pergi ke Padang Panjang untuk melihat pacuan kuda atas undangan sahabat Hajati yang bemama Chadidjah. Zainuddin hanya dapat bertemu pandang di tempat itu karena bersama orang banyak ia terusir dari pagar tribune. Pertemuan yang sekejap itu membuat Hajati mendapat ejekan dari Chadidjah. Chadidjah sendiri sebenamya bermaksud menjodohkan Hajati dengan Aziz, kakak Chadidjah sendiri.

Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Karena merasa cukup mempunyai kekayaan warisan dari orang tuanya setelah Mak Base meninggal, Zainuddin mengirim surat lamaran pada Hajati. Temyata surat Zainuddin bersamaan dengan lamaran Aziz. Setelah diminta untuk memilih, Hajati memutuskan memilih Aziz sebagai calon suaminya. Zainuddin kemudian sakit selama dua bulan karena Hajati menolaknya. Atas bantuan dan nasehat Muluk, anak induk semangnya, Zainuddin dapat merubah pikirannya. Bersama Muluk, Zainuddin pergi ke Jakarta.
Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Dengan nama samaran "Z", Zainuddin kemudian berhasil menjadi pengarang yang amat disukai pembacanya. la mendirikan perkumpulan tonil "Andalas", dan kehidupannya telah berubah menjadi orang terpandang karena pekerjaannya. Zainuddin melanjutkan usahanya di Surabaya dengan mendirikan penerbitan buku-buku.
Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Karena pekeriaan Aziz dipindahkan ke Surabaya, Hajati pun mengikuti suaminya. Suatu kali, Hajati mendapat sebuah undangan dari perkumpulan sandiwara yang dipimpin dan disutradarai oleh Tuan Shabir atau "Z". Karena ajakan Hajati Aziz bersedia menonton pertunjukkan itu. Di akhir pertunjukan baru mereka ketahui bahwa Tuan Shabir atau "Z"adalah Zainuddin.
Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Hubungan mereka tetap baik, juga hubungan Zainuddin dengan Aziz. Perkembangan selanjutnya Aziz dipecat dari tempatnya bekerja karena hutang yang menumpuk dan harus meninggalkan rumah sewanya karena sudah tiga bulan tidak membayar, bahkan barang-barangnya disita untuk melunasi hutang. Selama Aziz di Surabaya, ia telah menunjukkan sifat-sifatnya yang tidak baik. la sering keluar malam bersama perempuan jalang, berjudi, mabuk-mabukan, serta tak lagi menaruh cinta pada Hajati. Akibatnya, setelah mereka tidak berumah lagi. Mereka terpaksa menumpang di rumah Zainuddin.
Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Setelah sebulan tinggal serumah, Aziz pergi ke Banyuwangi meninggalkan isterinya bersama Zainuddin. Sepeninggal Aziz, Zainuddin sendiri pun jarang pulang, kecuali untuk tidur. Suatu ketika Muluk memberi tahu pada Hajati bahwa Zainuddin masih mencintainya. Di dalam kamar kerja Zainuddin terdapat gambar Hajati sebagai bukti bahwa Zainuddin masih mencintainya.
Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Beberapa hari kemudian diperoleh kabar bahwa Aziz telah menceraikan Hajati. Aziz meminta supaya Hajati hidup bersama Zainuddin. Dan kemudian datang pula berita dari sebuah surat kabar bahwa Aziz telah bunuh diri meminum obat tidur di sebuah hotel di Banyuwangi.
Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Hajati meminta kesediaan Zainuddin untuk menerimanya sebagai apa saja, asalkan ia dapat bersama-sama serumah dengan Zainuddin. Permintaan itu tidak diterima baik oleh Zainuddin, ia bahkan amat marah dan tersinggung karena lamarannya dulu pemah ditolak Hajati, dan sekarang Hajati ingin menjadi isterinya. la tidak dapat menerima periakuan Hajati.
Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Dengan kapal Van Der Wijck, Hajati pulang atas biaya Zainuddin. Namun Zainuddin kemudian berpikir lagi bahwa ia sebenamya tidak dapat hidup bahagia tanpa Hajati. Oleh sebab itulah setelah keberangkatan Hajati ia berniat menyusul Hajati untuk dijadikan isterinya. Zainuddin kemudian menyusul naik kereta api malam ke Jakarta.
Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Harapan Zainuddin temyata tak tercapai. Kapal Van Der Wijck yang ditumpangi Hajati tenggelam di perairan dekat Tuban. Hajati tak dapat diselamatkan. Karena luka-luka di kepala dan di kakinya akhimya ia
meninggal dunia. Jenazahnya dimakamkan di Surabaya.
Sinopsis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (mMn)
Sepeninggal Hajati, kehidupan Zainuddin menjadi sunyi dan kesehatannya tidak terjaga. Akhimya pengarang terkenal itu meninggal dunia. Ia dimakamkan di sisi makam Hajati.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Jumat, 31 Mei 2013

Mata Indah Bola Pingpong


oleh: Iwan Fals

Pria mana yang tak suka 
Senyummu juwita
 Kalau ada yang tak suka
Mungkin sedang goblok
Engkau baik
Engkau cantik 
Kau wanita 
Aku cinta
Mata indah bola ping pong 
Masihkah kau kosong 
Bolehkah aku membelai 
Hidungmu yang aduhai
Engkau baik 
Engkau cantik 
Kau wanita 
Aku puja
Jangan marah kalau kugoda 
Sebab pantas kau digoda
 Salah sendiri kau manis 
Punya wajah teramat manis
Wajar saja kalau kuganggu 
Sampai kapan pun kurindu 
Lepaskan tawamu nona 
Agar tak murung dunia
Engkau baik 
Engkau cantik 
Kau wanitaAku cinta
Aku puja 
Kau betina 
Bukan gombal 
Aku yang gila
Jangan marah kalau kugoda 
Sebab pantas kau digoda 
Salah sendiri kau manis 
Punya wajah teramat manis
Wajar saja kalau kuganggu 
Biar mampus aku rindu 
Lepaskan tawamu nona 
Agar tak murung dunia
Mata indah bola ping pong 
Masihkah kau kosong 
Bolehkah aku membelai 
Hidungmu yang aduhai
Mata indah bola ping pong 
Masihkah kau kosong 
Bolehkah aku membelai 
Bibirmu yang aduhai
Mata indah bola ping pong 
Masihkah kau kosong 
Bolehkah aku membelai 
Pipimu yang aduhai
Mata indah bola ping pong
 Masihkah kau kosong 
Bolehkah aku membelai 
Jidatmu yang aduhai 


--------------------------------------------------------------------------------